Kembangkan Padi Gogo untuk Dukung Swasembada Pangan
Tabanan, Bali — Upaya mendukung program swasembada pangan terus digalakkan di Kabupaten Tabanan. Salah satu inisiatif terbaru datang dari para petani di Kecamatan Pupuan yang mulai tertarik mengembangkan padi gogo, varietas padi yang dikenal mampu tumbuh di lahan kering. Meski demikian, sebagian besar petani masih awam terhadap teknik budidaya dan potensi hasil dari padi gogo. Untuk itu, diperlukan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) agar petani memahami cara tanam dan pengelolaan yang tepat.
Koordinator Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Tabanan dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, I Nengah Duwijana, S.Pt, menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya memfasilitasi kegiatan bimtek tersebut. “Kami berharap budidaya padi gogo di Subak Sempol dapat menjadi percontohan di Kecamatan Pupuan, mengingat varietas ini memiliki keunggulan dalam beradaptasi di lahan kering,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, lahan seluas 1 hektare di wilayah Subak Sempol akan dijadikan demplot percontohan. Penanaman padi gogo rencananya dilakukan pada periode tanam kedua, berdampingan dengan tanaman perkebunan seperti kopi. Sementara itu, Pekaseh Subak Sempol, Gede Bratayasa, SE, mengungkapkan bahwa dari total 85 hektare lahan sawah yang ada, kini hanya sekitar 70 hektare yang masih aktif akibat alih fungsi dan komoditas lahan menjadi perkebunan. “Kami tertarik mengembangkan padi gogo di lahan kering, tetapi petani masih belum memahami teknik budidayanya. Melalui demplot ini, kami berharap petani menjadi lebih yakin untuk menanam padi gogo,” jelasnya.
Dukungan dari Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pupuan, I Ketut Catur Widhiantara, S.ST, yang menegaskan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan siap mendampingi petani dalam pelaksanaan program ini. “Kami akan mengusulkan pengadaan benih padi gogo dan mendampingi petani selama proses budidaya berlangsung,” tuturnya. Dengan adanya sinergi antara petani, penyuluh, dan lembaga pendukung pertanian, diharapkan pengembangan padi gogo di Pupuan dapat menjadi model inovasi pertanian lahan kering serta berkontribusi terhadap swasembada pangan di Kabupaten Tabanan, (Rdn).